Minggu, 12 Oktober 2008

Diposkan oleh TRIYONOINDO

Dasar-dasar pengetahuan

Dasar pengetahuan terdiri dari:
1. penalaran
2. hakikat penalaran
3. logika
4. sumber pengetahuan
5. kriteria kebenaran
Penalaran adalah kemampuan menalar yang menyebabkan manusia mampu mengembangkan pengetahuan, mampu mengetahui yang benar dan salah.
Pengetahuan mampu dikembangkan manusia disebabkan dua hal utama yakni:
1.) manusia mempunyai bahasa yang mampu mengkomunikasikan informasi dan jalan pikiran yang melatarbelakangi pikiran tersebut.
2.) Kemampuan berfikir menurut suatu alur kerangka berfikir tertentu.cara berfikir seperti itu disebut Penalaran.
Hakikat penalaran.
Penalaran merupakan suatu berfikir dalam menarik sesuatu kesimpulan yang berupa pengetahuan. Berfikir merupakan kegiatan untuk menemukan pengetahuan yang benar. Penalaran merupakan suatu proses penemuan kebenaran dan tiap jenis penalaran mempunyai kriteria kebenaran masing-masing. Kegiatan penalaran merupakan suatu proses berfikir logis.
Ciri-ciri penalaran antaralain:
1. suatu pola berfikir yang secara luas dapat disebut Logika.
2. sifat analitik dari berfikirnya.
Penalaran ilmiah merupakan suatu kegiatan analisis yang menggunakan logika ilmiah. Analisis pada hakikatnya merupakan suatu kegiatan berfikir berdasarkan langkah-langkah tertentu. Tetapi, tidak semua kegiatan berfikir mendasarkan diri pada penalaran. Perasaan merupakan suatu penarikan kesimpulan yang tidak berdasarkan penalaran . Intuisi merupakan suatu kegiatan berfikir yang non-analitik yang tidak mendasarkan diri kepada suatu pola berfikir tertentu. Pengetahuan yang digunakan dalam penalaran pada dasarnya bersumber pada Rasio atau Fakta. Rasio adalah sumber kebenaran mengembangkan pemahaman kemudian disebut sebagai Rasionalisme. Fakta yang tertangkap lewat pengalaman manusia merupakan sumber kebenaran, yang mengembangkan faham Empirisme. Penalaran ilmiah pada hakikatnya merupakan gabungan dari penalaran deduktif dan induktif. Penalaran deduktif terkait dengan rasionalisme dan penalaran induktif terkait dengan empirisme.
Filsafat ilmu akan menjawab hakikat ilmu antara lain:
1. Obyek,ujud dan hakiki, obyek, metode hubungan obyek dengan daya tangkap manusia.
2. Proses memperoleh ilmu metodenya mendapatkan pengetahuan yang benar. Kebenaran merupakan sarana mendapatkan ilmu.
Ilmu pengetahuan adalah hasil usaha bersifat multidimensional sehingga dapat didefinisikan dalam berbagi cara,yang masing-masing definisi tidak merupakan definisi yang tuntas.





0 komentar: